JURNALBMR.COM,MANADO – Jagat olahraga Sulawesi Utara hari ini merayakan hari bersejarah. Dua atlet kebanggaan Bumi Nyiur Melambai yang kerap mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, Bripda Andreas E. Waturandang dan Israellah Athena Bonita Saweho, resmi mengikat janji suci pernikahan.
Prosesi pemberkatan nikah kudus berlangsung khidmat di Gereja Tiberias, Gedung Joang 45, Manado, Jumat (27/3/2026). Pernikahan ini tak pelak mencuri perhatian publik dan dijuluki sebagai “The Golden Wedding” atau Pernikahan Emas, mengingat keduanya adalah pemegang medali emas di cabang olahraga masing-masing.
Penyatuan Dua Kekuatan Jawara
Andreas Waturandang dikenal sebagai sosok “Polisi Presisi” yang bertugas di Tim Tarsius Polres Bitung. Prestasinya tidak main-main; ia adalah peraih medali emas pada Asian Hapkido Championship 2024 di Hong Kong serta peraih emas di PON XXI Aceh-Sumut.
Di sisi lain, sang mempelai wanita, Israellah Saweho, merupakan “darah biru” di dunia tinju.

Putri dari legenda tinju Indonesia, Bonyx Saweho, ini telah membuktikan taringnya dengan meraih medali emas di berbagai kejuaraan nasional (Kejurnas) dan menjadi petinju putri terbaik tanah air.
Momen Haru dan Khidmat
Pantauan di lokasi menunjukkan suasana haru saat kedua jawara ini mengucapkan janji setia. Andreas tampil gagah, sementara Israellah tampak anggun mempesona, jauh dari kesan garang yang biasa terlihat di atas ring tinju.
Kehadiran rekan-rekan sesama atlet, pejabat Polri, serta pengurus KONI Sulawesi Utara menambah kemeriahan acara. Kehadiran sang ayah, Bonyx Saweho, yang memberikan restu kepada putri tercintanya, menjadi salah satu momen yang paling menyentuh perhatian tamu undangan.
Inspirasi Bagi Generasi Muda Pernikahan dua ikon olahraga ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda di Sulawesi Utara. Pasangan ini membuktikan bahwa dedikasi pada profesi, prestasi di dunia olahraga, dan komitmen dalam hubungan pribadi dapat berjalan selaras.
Kini, publik menanti bagaimana pasangan “Pendekar dan Petinju” ini akan terus berkarya. Dengan semangat juara yang mengalir di darah mereka, tidak mustahil jika nantinya lahir generasi emas baru yang akan meneruskan kejayaan olahraga Sulawesi Utara di masa depan.
Selamat menempuh hidup baru, Andreas dan Israellah! (Man)









