JURNALBMR.COM,LOLAK โ Aksi mencurigakan terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Desa Tuyat, Kecamatan Lolak, Senin malam (13/4/2026). Dua mobil pick-up berwarna putih bertuliskan MEXMARINE terlihat mengisi solar ke dalam tandon-tandon plastik besar yang dimuat di bak belakang. Kejadian ini terekam langsung oleh warga setempat yang curiga ada permainan tidak wajar di balik pengisian tersebut.
Dari foto yang masuk ke redaksi, terlihat truk pertama parkir tepat di depan pompa BBM dengan dua tandon raksasa berwarna kuning kecokelatan dan abu-abu diikat kuat di baknya. Mobil kedua berada di belakangnya, juga memuat tandon serupa. Warga yang mendekat dan menanyai sopir mobil pickup mendapat jawaban bahwa mereka sedang mengisi Dexlite. Namun, banyak yang meragukan penjelasan itu.
โKalau memang untuk keperluan biasa, kenapa malam-malam dan pakai tandon sebesar itu? Ini jelas-jelas seperti mau ditimbun,โ ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.
Masyarakat setempat khawatir aksi ini merupakan modus penimbunan BBM yang memanfaatkan isu kenaikan harga solar akibat ketegangan di Timur Tengah. Jika dibiarkan, dampaknya akan langsung dirasakan warga biasa: antrean panjang, kelangkaan solar, dan harga yang melambung di pasaran.
โJangan sampai oknum-oknum ini bermain-main dengan Pertamina untuk menimbun Solar,Dexlite dan mempermainkan stok BBM di daerah kita. Ini sangat merugikan masyarakat kecil yang bergantung pada solar untuk kendaraan dan usaha sehari-hari,โ tegas seorang warga lainnya.
Foto-foto yang dikirm warga langsung menjadi perbincangan hangat. Banyak yang mendesak pihak kepolisian segera turun tangan mengusut tuntas kasus ini. Mereka meminta Polres Bolmong dan Pertamina untuk melakukan pemeriksaan mendalam terhadap SPBU Tuyat, termasuk memeriksa rekaman CCTV dan dokumen pengisian BBM malam itu.
โPihak berwenang harus bertindak cepat. Kalau ini benar penimbunan, harus diproses hukum. Jangan biarkan rakyat jadi korban ulah segelintir orang yang rakus,โ pungkas warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPBU maupun Pertamina terkait insiden tersebut. Masyarakat Desa Tuyat berharap pengusutan segera dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang dan stok BBM tetap terjaga. (*)









