banner 728x250

Awas, Chatbot AI ‘Teman Curhat’ Ternyata Bisa Picu Kecemasan Sosial

avatar Tidak diketahui
banner 468x60

JURNALBMR.COM,Penelitian terbaru dari Universitas Teknologi Malang mengungkapkan sisi gelap dari penggunaan chatbot AI sebagai pengganti interaksi sosial. Studi selama 6 bulan terhadap 500 pengguna aktif menunjukkan, 30% responden melaporkan peningkatan rasa cemas dan kikuk saat harus kembali berkomunikasi intens dengan manusia di dunia nyata. Chatbot yang selalu responsif dan tanpa penilaian ternyata menciptakan ekspektasi tidak realistis terhadap pola komunikasi manusia. “AI memberi ilusi kedekatan tanpa risiko penolakan. Ketika kembali ke realitas yang penuh nuansa, pengguna merasa kewalahan,” jelas peneliti utama, Dr. Maya Sari. Artikel ini mengupas temuan tersebut dan tips menjaga keseimbangan berinteraksi dengan AI dan manusia. (MN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *